Sejarah PT Daya Radar Utama (DRU) berawal pada tahun 1972 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. DRU memulai bisnis sebagai sebuah perusahaan jasa dan perdagangan umum, termasuk di dalamnya usaha galangan kapal (shipyard).

Awalnya, perusahaan ini lebih fokus kepada kegiatan perdagangan umum atas komponen kapal. Bisnis galangan kapal baru  benar-benar digeluti pada tahun 1989 dengan proyek perdana berupa pembangunan kapal baru jenis pilot boat untuk penunjang operasi lepas pantai (offshore) minyak dan gas bumi.

Dalam perjalannya, DRU telah berkontribusi terhadap bangsa dan negara. Produk-produk kapal yang dihasilkan telah beroperasi  untuk menghubungkan Nusantara. DRU hadir semakin melengkapi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia  (archipelagic state) dan bangsa maritim menuju Poros Maritim Dunia. Dengan sejarah yang panjang, DRU menjadi saksi  bagi pasang surut industri perkapalan nasional.

Pada tahun 2008, DRU mengembangkan bisnisnya ke sejumlah daerah di Indonesia dalam rangka memantapkan visi  sebagai galangan kapal nasional yang terdepan. Provinsi Lampung menjadi daerah pertama tujuan investasi dengan  mempertimbangan potensi daerah tersebut sehingga saat ini telah berdiri galangan kapal unit Lampung. Turut dioperasikan  galangan kapal unit Lamongan yang dibangun sebagai bagian dari grand strategic dalam mendukung program kemaritiman  nasional.

Sampai dengan usianya yang kian mendekati 50 tahun, DRU telah menyelesaikan pembangunan ratusan unit kapal dengan  berbagai tipe dan ukuran seperti kapal jenis Roll On Roll Off (RORO), cargo vessel, tanker, patrol vessel, Navy, fast patrol boat, tug boat, offshore hingga speed boat.

DRU juga memiliki sumber daya manusia yang handal, bekerja efisien dan produkfitas tinggi dalam menunjang pelayanan perbaikan dan conversi kapal dan bekerja sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Kapal yang dibangun dan diperbaiki terbuat dari baja, fiberglass reinforced plastic (FRP) dan aluminium. Perseroan terus berinovasi mengembangkan kapal-kapa jenis protype, menambah fasilitas seperti perluasan area, perpanjangan dermaga, slipway, membangun graving dock dan memperkuat kegiatan penelitian dan pengembangan.