Insentif akan meningkatkan investasi di industri galangan dan komponen kapal karena sektor ini  mendesak untuk dikembangkan di Indonesia, karena 60 persen komponen kapal masih impor.

PT Daya Radar Utama,  perusahaan galangan kapal nasional, menyambut positif terhadap kebijakan pemberian insentif fiskal kepada industri kapal di Indonesia yang telah diumumkan Pemerintah.

DRU  optimistis sektor galangan kapal di Indonesia akan lebih berkembang ke depannya, produk kapal nasional semakin kompetitif dengan kapal luar negeri sehingga diharapkan order kapal dari swasta dan intansi pemerintah meningkat.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah. Insentif ini memberi nafas tambahan buat kami dalam menghadapi pelemahan ekonomi yang sudah terjadi selama tahun ini,” kata Agus Gunawan, Managing Director PT Daya Radar Utama.

Dia menjelaskan insentif tersebut akan meningkatkan investasi di industri galangan dan komponen kapal. “Industri komponen mendesak untuk dikembangkan di Indonesia, karena 60 persen komponen kapal masih impor.”

Seperti diketahui, pemerintah mengumumkan telah menerbitkan Peraturan Pemerintah No. 69 tahun 2015 tentang Impor dan /atau Penyerahan  Alat Angkutan Tertentu yang tidak dipungut PPN dan jasa galangan kapal.

Pemberian insentif fasilitas PPN dibebaskan akan berdampak pada industri dalam negeri yang memproduksi kapal,  pesawat dan kereta sehingga mendorong harga jual menjadi lebih kompetitif.

Kebijakan ini mengubah bentuk fasilitas PPN  dari sebelumnya berupa pembebasan fasilitas PPN berdasarkan PP No.146 tahun 2000 jo PP No.38 tahun 2003 yang berimplikasi kepada pajak masukan yang tidak dapat dikreditkan dengan pajak keluaran sehingga menjadi tambahan biaya.

Adapun  PP No. 69 tahun 2015, memberikan fasilitas PPN tidak dipungut sehingga seluruh pajak masukannya dapat dikreditkan dan secara otomatis mengurangi biaya produksi.

Hingga saat ini,  sudah lebih dari 300 unit kapal telah dibangun oleh DRU dan diselesaikan serta telah beroperasi untuk menghubungkan nusantara, serta  ribuan unit kapal telah diperbaiki dengan berbagai tipe dan ukuran.

Kapal-kapal yang dibangun antara lain jenis cargo vessel, tanker minyak, kapal penunjang operasi lepas pantai (offshore), navy, tug boat, ferry, hight speed boat hingga patrol vessel. Baik yang terbuat dari  baja, fiber atau  aluminium.